Dua tim peneliti secara independent telah menciptakan pasangan redox baru—pasangan reagen elektrokimiawi dengan kumparan muatan—yang memberikan manfaat terhadap iodide konvensional berbasis pasangan redox yang digunakan pada dye-sensitized solar cells (DSCs). Sel –sel tersebut seacra tipikal berisi suatu elektroda titanium dioksida yang dilapisi zat warna berpori dan counter elektroda yang direndam pada larutan elektrolit yang berisi iodide/triiodide (I–/I3 –) pasangan redox, yang memediasi aliran aru yang dihasilkan oleh reduksi sel dan reaksi oksidasi. Pasangan I–/I3 – umumnya digunakan karena DSCs berdasarkan pada pasangan yang memperlihatkan tingkat stabilitas yang sangat tinggi dan arus yang menghasilkan efisiensi. Namun system berbasis iodide bersifat korosif pada beberapa bahan seperti perak, dibawah konsiderasi bagi penggunaan DSC komersil. Sebagai tambahan, I3 – menyerap suatu porsi dari spectrum yang dapat dilihat, mengurangi efisiensi DSC. Dua benda yang terbaru ini mendeskripsikan bahwa pasangan redox mengatasi permasalahan tersebut. Tina C. Li, Joseph T. Hupp, dan rekan kerjanya pada Northwestern University mengembangkan Ni(IV)/Ni(III) bisdicarbollides sebagai suatu pengganti pasangan iodide yang potensial (J. Am. Chem. Soc. 2010, 132, 4580). Serta Mingkui Wang dan Michael Grätzel dari Swiss Federal Institute of Technology, Lausanne, beserta para rekan kerjanya mengembangkan disulfide-thiolate pasangan redox berbasis pada 5-mercapto-1-methyltetrazole dimer dan monomer anion – nya (Nat. Chem., DOI: 10.1038/nchem.610).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar