San Francisco (AFP/ANTARA) – Google berniat mengizinkan
Motorola Mobility, perusahaan yang baru diakusisinya, untuk menjaga
otonominya karena mereka bersaing di pasar smartphone yang sengit, kata
eksekutif pada Kamis kemarin.
Pejabat kepala keuangan Google, Patrick Pichette, mengatakan dalam pertemuan tahunan pemegang saham perusahaan tersebut bahwa tidak mungkin ada sebuah integrasi dalam perusahaan produk ponsel tersebut.
"Sangat penting Motorola tetap berada di jalur sendiri," katanya. "Kami tidak mengintegrasikan Motorola dengan Google, kami pastikan mereka memiliki ruang sendiri. Anda tidak mungkin melihat integrasi penuh dari kedua perusahaan tersebut."
Pemimpin Google, Eric Schmidt mengatakan, "Kami membeli Motorola untuk sejumlah paten-paten, produk-produk, orang-orangnya, dan inovasinya."
Google menyelesaikan kesepakatan senilai 12,9 miliar dolar Amerika (sekitar Rp 122,20 triliun) bulan lalu untuk Motorola Mobility, produsen ternama smartphone dan perangkat lain yang menempatkan Google dalam persaingan kompetitif dengan Apple.
Penyelesaian kesepakatan yang dijuluki "Googorola" tersebut dilakukan setelah mendapatkan izin dari China, Amerika Serikat dan peraturan Eropa, di tengah kekhawatiran pembatasan Android, sebuah sistem operasi gratis untuk perangkat mobile buatan Google.
Persyaratan dari Departemen Perdagangan China antara lain adalah Google harus terus membuat perangkat lunak Android untuk smartphone serta komputer tablet gratis dan terbuka selama setidaknya lima tahun.
Regulator di Amerika Serikat dan tempat lain menekankan mereka akan mengawasi untuk memastikan bahwa Google tidak menggunakan Motorola Mobility untuk mendapatkan keuntungan yang tidak adil di pasar.
Google mengakuisisi 17.000 paten dengan pembelian Motorola Mobility dan memperkuat portofolio paten mereka untuk mendominasi pasar smartphone dan komputer tablet.
Motorola Mobility diciptakan pada 2011 ketika Motorola Inc yang berbasis di Amerika Serikat memecah perusahaan menjadi unit perangkat ponsel di satu sisi, dan divisi keselamatan pemerintah dan masyarakat yang dikenal sebagai Motorola Solutions di sisi lain. (ia/ik)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar